Seragam SMA Jepang vs Indonesia

BANDUNG, AYOBANDUNG — Era pubertas kala jerawat menemani padanan seragam putih abu sepanjang tiga th. adalah jaman yang sebenarnya susah dilupakan. Namun pernahkah anda bertanya mengapa seragam SMA berwarna putih dan abu?

Sesuai dikutip dari hai.id kecuali seragam sekolah menjadi diperkenalkan di Inggris pada abad ke 16. Maksud pemanfaatan seragam tersebut sebagai manfaat kesetaraan sosial di kalangan siswa. Perlahan praktek pemanfaatan seragam sekolah kemudian dilakukan di negara lain termasuk Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa pemanfaatan seragam sekolah di Indonesia menjadi diperkenalkan sejak pemerintahan kolonial Belanda. Saat itu seragam di setiap sekolah berlainan cocok bersama dengan kebijakan instansi.

Memasuki jaman kemerdekaan padanan warna krem dan putih kerap digunakan sebagai seragam SMA di Indonesia. Sampai diresmikannya Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 52 Tahun 1982 yang sesuaikan makna dan warna seragam SMA menjadi putih dan abu.

Dikutip dari polka.id adalah SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta yang pertama kali mengfungsikan warna putih dan abu sebagai seragam resmi sekolah. Hingga kelanjutannya ke-2 warna tersebut digunakan sebagai warna resmi seragam sekolah tingkat SMA.

Apabila lihat dari filosofi dan makna maka abu adalah warna yang serius dan stabil. Mengingat kala memasuki SMA maka usia para siswa telah memasuki tingkat kedewasaan dan kematangan.

Selain itu warna abu melukiskan jaman peralihan dari hitam ke putih yang berarti remaja menuju kedewasaan. Namun menurut SK Dirjen tersebut penentuan warna abu sebab miliki makna bahwa siswa SMA telah meraih tingkat ketenangan.

Berbeda bersama dengan warna putih dan merah milik seragam SD yang melambangkan energi dan dorongan tinggi. Atau warna putih dan biru milik seragam SMP yang berarti rasa percaya diri. Yaa sebab siswa SMP adalah usia yang tanggung dimana transisi dari anak kecil menuju remaja sehingga benar-benar diperlukan rasa percaya diri. seragam sekolah 

Tahukah kalian, bahwa seragam siswi SMA di Jepang keluar berlainan berdasarkan kota ataupun daerah daerah sekolahnya berada? Ada siswi SMA yang mengfungsikan rok yang benar-benar pendek dan ada termasuk siswi SMA yang mengfungsikan seragam bersama dengan mengfungsikan rok yang lebih panjang daripada daerah lain. Di Indonesia, seragam berlaku untuk sekolah negeri di seluruh daerah. Namun ternyata di Jepang, seragam disesuaikan bersama dengan situasi di daerahnya. seragam SMA

Seragam siswi SMA di daerah Kobe dikenal bersama dengan roknya yang panjang. Konon seragam rok panjang ini sebenarnya telah digunakan sejak lama disana. Beberapa produsen seragam di kota pelabuhan tersebut menjelaskan bahwa trend seragam di Kobe, tidak tergoda bersama dengan budaya metropolitan Tokyo. Kobe dikenal miliki banyak sekolah tertentu putri yang elit, dimana mengfungsikan seragam rok pendek dianggap sedikit aneh.
Sebaliknya, Niigata dikenal bersama dengan rok seragam paling pendek di Jepang. Bahkan saking pendeknya, rok dari seragam SMA daerah Niigata pernah menjadi topik hangat kala mereka pergi karyawisata ke daerah lain. Dewan Pendidikan Niigata pun mengampanyekan sehingga rok siswi SMA diperpanjang.

Daerah bersalju lebat seperti Hokkaido miliki trend seragam yang unik. Dimana mereka mengfungsikan sepatu boots salju yang hangat atau sepatu yang trendi ke sekolah. Alasannya adalah sebab cuaca dan situasi disana benar-benar dingin. Sehingga para siswi kudu untuk memelihara kaki mereka dari kejamnya salju.

Siswi SMA di daerah Kanto dikenal bersama dengan type dan warna rambutnya yang stylish. Banyak dari mereka yang mewarnai rambutnya bersama dengan warna yang cerah. Tokyo termasuk ke daerah Kanto, tapi anehnya daerah Kanto lain yang jauh dari kota Tokyo miliki jumlah siswi bersama dengan rambut terang lebih banyak dari kota metropolitan tersebut.

Seragam di daerah Fukuoka disebut terinspirasi dari setelan pelaut yang berwarna navy blue. Bentuknya pun benar-benar beragam, dari menjadi kerah lebar sampai kerah kecil. Namun belakangan ini, kerah kecil dianggap tenar disana.
Okayama dikenal sebagai daerah suci seluruh seragam di Jepang dimana banyak produsen dari seragam sekolah yang berbasis di kota Okayama. Sehingga Okayama dianggap sebagi daerah uji coba tren seragam dimulai.